Blitar, 21 April 2026 — Selain menampilkan kepercayaan diri dan penampilan terbaik, para finalis Pemilihan Nduk Thole MIS Miftahul Huda 2026 juga diuji dari sisi intelektual melalui sesi uji wawasan. Tahapan ini menjadi salah satu penentu penting dalam proses penilaian.
Sesi uji pengetahuan diikuti oleh 12 finalis terpilih dari kelas 4 dan 5. Dalam pelaksanaannya, setiap peserta diminta mengambil satu pertanyaan secara acak yang telah disiapkan panitia di dalam gelas. Pertanyaan yang diperoleh kemudian dibacakan oleh pembawa acara dan harus dijawab langsung oleh finalis dalam waktu maksimal dua menit.
Materi pertanyaan mencakup wawasan umum, pengetahuan dasar, serta pemahaman sederhana yang relevan dengan kehidupan sehari-hari siswa. Melalui sesi ini, dewan juri dapat menilai kemampuan berpikir cepat, ketepatan jawaban, serta keberanian peserta dalam menyampaikan pendapat di hadapan publik.
Suasana menjadi semakin menarik ketika para finalis menunjukkan berbagai gaya dalam menjawab. Ada yang tampil dengan penuh percaya diri, ada pula yang tetap tenang meski mendapat pertanyaan menantang. Hal ini menunjukkan bahwa setiap peserta memiliki karakter dan kemampuan yang beragam.
Panitia menyampaikan bahwa sesi uji wawasan ini bertujuan untuk menyeimbangkan penilaian antara penampilan luar dan kualitas intelektual. Dengan demikian, ajang Nduk Thole tidak hanya menjadi kompetisi estetika, tetapi juga sarana mengasah kecerdasan dan kemampuan komunikasi siswa.
Para guru dan wali murid yang menyaksikan kegiatan tersebut memberikan apresiasi atas adanya sesi ini. Mereka menilai bahwa kegiatan tanya jawab seperti ini sangat efektif dalam melatih keberanian, daya pikir kritis, serta kemampuan berbicara siswa sejak dini.
Melalui uji wawasan ini, diharapkan para peserta didik dapat terus termotivasi untuk belajar, berpikir aktif, dan berani mengemukakan pendapat secara santun dan percaya diri.





